17 Prestasi, Banyak Cerita: Mahasiswa Sains Aktuaria UNESA Terus Satu Langkah di Depan
Surabaya, 21 September 2026 — Sepanjang 2026, mahasiswa Program Studi S1 Sains Aktuaria Universitas Negeri Surabaya terus menunjukkan kiprah di berbagai bidang. Hingga 21 September 2026, tercatat 17 prestasi, yang terdiri atas 7 tingkat nasional, 2 tingkat daerah, 2 tingkat universitas, 4 tingkat fakultas, dan 2 tingkat program studi.
Capaian tersebut lahir dari beragam ruang. Achmad Adhitya Ferial Fanani meraih Gold Medal ONMIPA AMLI 2026 Bidang Matematika sekaligus menjadi finalis ONMIPA-PT 2026 Bidang Matematika. Pada bidang kreativitas dan penelitian, sejumlah mahasiswa memperoleh pendanaan PKM AMLI, pendanaan penelitian mahasiswa, serta pendanaan penelitian kebijakan FMIPA. Sementara itu, Naya Syavira dan Elina Rahmadina meraih Juara III dan Best Essay pada Mathematics Essay Competition 2026.
Prestasi mahasiswa juga hadir dari bidang non akademik. Naila Putri Sawalia mencatat capaian pada cabang rugby dan wrestling tingkat nasional, sedangkan Thomas Kevin Widodo meraih prestasi pada kejuaraan softball tingkat daerah. Keragaman ini menunjukkan bahwa mahasiswa Sains Aktuaria tidak hanya berkembang dalam kemampuan numerik, tetapi juga dalam kerja tim, komunikasi, disiplin, dan daya juang.
Semangat kolaborasi tampak kuat dalam berbagai kegiatan penelitian dan PKM. Di balik setiap capaian, ada proses panjang yang menuntut kerja keras, ketekunan, disiplin, dan semangat yang tidak mudah menyerah. Mahasiswa belajar menyusun gagasan, berdiskusi, membagi peran, menerima masukan, merevisi berkali-kali, hingga menuntaskan tantangan bersama. Prestasi pada akhirnya bukan sesuatu yang datang secara instan, melainkan buah dari usaha yang konsisten dan kerja keras yang tidak kenal lelah. Proses ini juga menegaskan bahwa keberhasilan tidak lahir dari kerja individu semata, tetapi tumbuh dari ekosistem yang saling menguatkan, selaras dengan semangat UNESA, “Bersama Bisa, Bekerja Sama.”
Rangkaian capaian tersebut juga sejalan dengan SDG 4: Quality Education, karena mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang melampaui ruang kelas melalui kompetisi, penelitian, dan pengembangan diri. Pada saat yang sama, pengalaman tersebut berkontribusi pada SDG 8: Decent Work and Economic Growth dengan mengasah kemampuan analitis, komunikasi, kolaborasi, pemecahan masalah, serta kesiapan menghadapi dunia profesional.
Bagi Program Studi Sains Aktuaria UNESA, 17 prestasi bukan sekadar angka. Setiap capaian merekam keberanian untuk mencoba, kesediaan untuk terus belajar, daya juang untuk bertahan dalam proses, dan kemauan untuk tumbuh bersama.
Semoga capaian ini tidak hanya menjadi daftar prestasi yang membanggakan, tetapi juga menjadi pemantik semangat untuk terus mencoba, belajar, dan berani mengambil peluang baru. Masih terbuka banyak ruang untuk berkembang, berkolaborasi, dan menghasilkan karya yang memberi dampak. Hal yang terpenting adalah tetap konsisten menjalani proses, tidak cepat puas, serta terus bertumbuh bersama. Pada akhirnya, selalu ada podium untuk para juara sejati yang berjuang sepenuh hati.
Penulis:
R.A. Diva Zatadini
Reny Amalia Permata